Kunjungan Wako Payakumbuh

 Beberapa hari setelah pelantikan, Wako Payakumbuh periode 2012-2017  H. Reza Riza Falepi, S.T., M.T. berkunjungan ke LKM-A Pincuran Bonjo dalam rangka melihat secara lansung kegiatan kelembagaan petani yang ada di Kelurahan Padang Alai.

Di LKM-A Pincuran Bonjo, Walikota didampingi pengelola beserta koordinator unit kegiatan yang ada di LKM-A Pincuran Bonjo.

Menurut Walikota, prosfek pertanian jenis  hultikultura di Kota Payakumbuh, dinilai sangat cerah ke depan. Kehadiran Sub Terminal Agribisnis (STA) yang diperkuat dengan LKM (Lembaga Keuangan Makro)  disetiap Kecamatan, mampu memberi gairah petani dalam bercocok tanam. Kehadiran STA dan LKMA harus lebih diberdayakan.

wk

Walikota mengemukakan, untuk menggenjot pendapatan asli daerah dan pendapatan masyarakat, semua pelaku ekonomi harus bangkit bersama. Pemerintah harus menjadi motivator dan mendorong petani untuk melakukan intensifikasi pertanian dalam upaya peningkatan produksi.

Manager LKM-A Pincuran Bonjo,  Feirizal Ilyas, S.Sos, STA Baliak Mayang unit LKM-A Pincuran Bonjo, memproduksi tanaman holtikultura, seperti terung, kacang panjang, cabe, bayam, kangkung, pare (pario),dikeluarkan untuk memenuhi permintaan pasar lokal dan sejumlah Kota di Prop. Sumbar dan juga Kota/Kabupaten di Riau dan Kepri. “Kita masih belum mampu memenuhi penambahan permintaan suplai, karena keterbatasan produksi,” ungkap Feirizal melaporkan.

Menanggapi persoalan itu, menurut Walikota, diperlukanan komitmen yang tinggi seluruh jajaran dinas pertanian dan petani, agar bersinergi membangun pertanian di kota ini. Lahan pertanian tersebut, katanya, bukan hanya di atas tanah, tapi juga dapat dikembangkan dalam polybag. Di Jepang dan Thailand petani sudah menanam cabe dalam polybag daam partai besar, sebutnya.

Karena itu, Dinas Pertanian Payakumbuh bersama seluruh kelompok tani dan STA serta LKM, diminta Walikota, untuk duduk bersama mencari solusi meningkatkan produksi tanaman tersebut. “Jangan takut soal pasaran, sepanjang kepastian produksi dan harga terpelihara, banyak industri makanan berskala nasional dan internasional yang akan menampung produksi,” tegas Riza.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *