Cara Membuat Koloni Lebah Madu

Cara Membuat Koloni Lebah Madu post thumbnail image

Pertama-tama dibutuhkan kurang lebih 5.000 lebah pekerja yang biasanya terdiri atas tiga lembar sarang dan perlu dipilih koloni lebah yang bermutu sebagai koloni awal. Hal yang per!u diperhatikan adalah harus dipastikan bahwa di dalam tiga lembar sarang tersebut telah ter- dapat polen, nektar, ratu muda yang sedang masa bertelur, dan semua fase tumbuh lebah pekerja yang meliputi telur, larva, dan pupa.
Koloni yang baru harus benar-benar bersih dan sehat, yaitu ter- bebas dari terikutnya tungau atau patogen. Waktu yang tepat untuk membuat koloni baru adalah ketika musim bunga mekar, yaitu ketika ketersediaan nektar dan polen melimpah.
Secara alami, lebah madu akan berkembang bia k menjadi se- buah koloni yang besar. Pembentukan koloni lebah didapatkan dari telur-telur yang di!etakkan oleh lebah ratu. Telur yang tidak dibuahi akan menjadi lebah jantan, sementara telur yang dibuahi akan men- jadi pekerja jika pakannya madu dan akan menjadi calon ratu jika set sarangnya lebih besar dan pakannya banyak mengandung royal jelly

Apabila telah mencapai 4 tahun, biasanya lebah madu mulai membuat ratu baru karena ratu yang ada sudah mulai tidak normal. Menjelang pergantian ratu, koloni lebah akan membuat sel sarang khusus untuk calon ratu. Sel sarang tersebut berukuran agak besar dan posisinya terbalik menghadap ke bawah.
Setelah menetas calon ratu, calon ratu yang menetas berikutnya akan segera dibunuh lebah pekerja. Apabila perlu adanya pembuatan koloni baru, calon ratu yang belum menetas dapat diambil dan dipelihara dalam sangkar. Setelah menetas, digunakan sebagai ratu pada koloni tanpa ratu yang dibuat. Biasanya, saat ratu lebah baru diletakkan pada stup yang baru, akan terjadi proses adaptasi dengan lebah pekerja. Proses tersebut berlangsung dalam waktu 24 jam. Setelah lebah ratu dan pekerja beradaptasi, akan segera terjadi perkawinan di udara di luar sarang. Kemudian, setelah kawin lebah ratu baru masuk lagi ke dalam sarang untuk bertelur dan berkembang biak.

Koloni lebah madu dapat ditempatkan di mana saja, misalnya di hutan, di bawah pohon yang rindang, di areal pertanian, atau bahkan di permukiman manusia, asal memenuhi kriteria tempat sebagai berikut.

  1. Harus dekat dengan daera h yang ada tumbuhannya, khususnya tumbuhan yang memproduksi nektar dan polen. karak tumbuhan penghasil nektar dan polen dari koloni Ie- bah madu sebaiknya dalam radius 3-8 km.
  2. Harus dekat dengan sumber air bersih.
  3. Koloni îebah madu harus ditempatkan pada daerah yang ter- lindungi dari angin kencang selama musim peng hujan yang diikuti angin kencang.
  4. Harus jauh dari areal pertanian yang sering dilakukan penyemprotan insektisida kimia secara intensif.

Baca Juga :

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Related Post