Pinjaman bermasalah terbagi dari 3 (tiga) kategori :

I. Pinjaman kurang lancar

Pinjaman digolongkan kurang lancar apabila memenuhi kriteria-kriteria sebagai berikut
a. Pengembalian pinjaman dilakukan dengan angsuran yaitu:

1. Terdapat tunggakan angsuran pokok yaitu:

  • Tunggakan melampaui 1 (satu) bulan dan belum melampaui 2 (dua) bulan bagi pinjaman dengan masa angsuran kurang dari 1 (satu) bulan; atau
  • Melampaui 3 (tiga) bulan dan belum melampaui 6 (enam) bulan, 2 (dua) bulan atau 3 (tiga) bulan; atau
  • Melampaui 6 (enam) bulan tetapi belum melampaui 12 (dua belas) bulan bagi pinjaman yang masa angsurannya ditetapkan 6 (enam) bulan atau lebih.

2. Terdapat tunggakan bunga sebagai berikut:

  • Tunggakan melampaui 1 (satu) bulan tetapi belum melampaui 3 (tiga) bulan bagi pinjaman dengan masa angsuran kurang dari 1 (satu) bulan; atau
  • Melampaui 3 (tiga) bulan, tetapi belum melampaui 6 (enam) bulan bagi pinjaman yang masa angsurannya lebih dari 1 (satu) bulan.

b. Pengembalian pinjaman tanpa angsuran yaitu:

1. Pinjaman belum jatuh tempo.

  • Terdapat tunggakan bunga yang melampaui 3 (tiga) bulan tetapi belum melampaui 6 (enam) bulan;

2. Pinjaman telah jatuh tempo dan belum dibayar tetapi belum melampaui 3 (tiga)

       bulan.

Baca Juga :

II. Pinjaman yang diragukan

Pinjaman digolongkan diragukan apabila pinjaman yang bersangkutan tidak memenuhi kriteria kurang lancar tetapi berdasarkan penilaian dapat disimpulkan bahwa:

  1. Pinjaman masih dapat diselamatkan dan agunannya bernilai sekurang-kurangnya 75%  dari hutang peminjam termasuk bunganya; atau
  2. Pinjaman tidak dapat diselamatkan tetapi agunannya masih bernilai sekurang-kurangnya 100% dari hutang peminjam.

3. Pinjaman yang macet

Pinjaman digolongkan macet apabila:

  1. Tidak memenuhi kriteria kurang lancar dan diragukan; atau
  2. Memenuhi kriteria diragukan tetapi dalam jangka waktu 21 (dua puluh satu) bulan sejak digolongkan diragukan belum ada pelunasan atau penyelamatan pinjaman; atau
  3. Pinjaman tersebut penyelesaiannya telah diserahkan kepada pengadilan negeri atau telah diajukan penggantian ganti rugi kepada  perusahaan asuransi kredit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *